Yuk, Kenalkan Si Kecil pada MPASI !




Sudahkah Bunda memberikan ASI ekslusif pada si kecil ? ASI eksklusif adalah pemberian ASI ( Air Susu Ibu ) sedini mungkin setelah persalinan. Diberikan pada bayi tanpa jadwal dan tidak diberi makanan lain, walaupun hanya air putih sampai bayi berumur 6 bulan. Setelah bayi berumur 6 bulan, bayi mulai dikenalkan dengan makanan lain dan tetap diberikan ASI sampai bayi berumur dua tahun.  

Nah Bunda sesudah memberikan ASI eksklusif selama enam bulan, Bunda bisa mulai mengenalkan makanan pendamping ASI kepada si kecil. Tapi, bukan berarti Bunda bisa langsung menyuapinya dengan makanan padat tanpa diproses biar gampang dicerna si kecil. Pilih makanan yang juga tidak menimbulkan alergi. Seiring waktu berjalan, Bunda bisa terus mengenalkan variasi bahan makanan dan, saat sudah waktunya, si kecil bisa mulai dilatih memegang makanannya sendiri. Asalkan Bunda memiliki mesin cuci terbaik yang bisa menangani pakaian bayi, tumpahan makanan atau susu di baju si kecil mudah dibersihkan demi perkembangan si kecil.

Bayi biasanya mulai bisa merasakan makanan pada usia 6-9 bulan. Nah, ini waktunya Bunda pintar-pintar memadu-padankan rasa MPASI untuk si kecil. Coba bahan-bahan makanan berikut ini. Setiap bahan makanan perlu direbus dan dihaluskan biar si kecil tidak tersedak. Bunda juga perlu mencicipinya sebelum memberikannya kepada si kecil supaya tahu terlalu kasar kah atau terlalu panas kah.

Kita tahu sayuran hijau kaya nutrisi penting. Coba brokoli, kacang polong, bayam, dan jagung manis. Agar sedikit lebih manis, campur dengan umbi-umbian seperti wortel atau ubi ketela.

Serealia atau biji-bijian juga perlu dikenalkan kepada si kecil, misalnya bubur bayi yang terbuat dari beras atau gandum. Dari usia enam bulan, Bunda bisa memberikan bubur yang dicampur atau dimasak dengan susu.

Untuk sumber protein hewani, kenalkan si kecil pada dada ayam, ikan berdaging putih dan berminyak, telur rebus, dan daging sapi. Sebagai alternatif, coba protein nabati dari kacang-kacangan. Selain memberikan asupan protein, ikan juga memberikan minyak ikan yang kaya omega-3. Tiga jenis ikan yang paling populer dan mengandung omega-3 paling tinggi adalah sarden, makerel, dan salmon (salem). Tapi ingat ya Bunda, ikan-ikan ini bukan yang berbumbu dan dikalengkan.

Daging sapi merupakan sumber zat besi terbaik dan paling mudah diserap. Masak daging dengan kaldu sapi, wortel, dan kentang sampai benar-benar lunak sebelum dihaluskan. Ikan penting bagi perkembangan otak si kecil, sistem saraf, dan penglihatan. Cobalah menu ikan rebus dengan wortel, tomat, dan keju. Kalau Bunda mau memberikan telur rebus kepada si kecil, pastikan telurnya direbus sampai betul-betul matang.

Kebutuhan gizi, khususnya zat besi, si kecil tidak bisa dicukupi hanya oleh susu setelah menginjak usia enam bulan. Zat besi yang didapat si kecil dari Bunda mulai habis saat ini, jadi Bunda perlu mengenalkannya pada bahan-bahan makanan sumber zat besi. Tapi ingat ya Bunda, makanan ini cuma sebagai pendamping ASI. Jadi, ASI-nya jangan langsung dilepas kalau si kecil sudah doyan makan. Kalau si kecil sudah bisa memegang botol atau cangkirnya sendiri, berikan ASI peras. Jangan khawatir kalau susu atau makanan tumpah ke bajunya. Situs-situs yang tepercaya, seperti situs Rinso, menyajikan jenis-jenis mesin cuci terbaik sekaligus cara menggunakannya untuk menghilangkan noda protein semacam ini dengan bantuan deterjen berenzim.

Menu vegetarian juga baik untuk bayi. Bubur kacang hijau bisa menjadi sumber protein sekaligus karbohidrat. Bunda juga bisa berkreasi dengan kacang merah yang dimasak dengan wortel, ubi ketela, tomat, dan keju. Agar si kecil bisa menyerap zat besi, Bunda perlu mengombinasikan sumber zat besi dari bahan-bahan nabati seperti kacang merah dengan vitamin C. Jadi, berikan juga buah-buahan yang kaya vitamin C bersama makanan si kecil.


( Rinso Indonesia ) 


Komentar

  1. baby Narend juga sekarang udah mulai MPASI. Tapi aku belum berani kasih daging sapi dan ikan. karena keterbatasan waktu. Selama ini baru ayam terus. gak varian banget yak? hahaa.. :)

    BalasHapus
  2. Aku sering kasih brokoli, soalnya praktis tinggal dikukus hehehe

    BalasHapus
  3. Hehehe, bener, Mak, setelah 6 bulan, baju-baju anak pasti selalu penuh noda makanan. Mencucinya harus ekstra tenaga :D

    BalasHapus
  4. MPASI memang perlu untuk menambah nutrisi bayi...

    BalasHapus
  5. Jadi inget masa2 ini, pakaian anak udah ga karuan deh kalo makan, banyak nodanya

    BalasHapus
  6. santai, nungguin gue punya bayi ... :)

    BalasHapus

Poskan Komentar

Pos populer dari blog ini

Dampak Buruk Bila Sering Membentak Anak

Cara Bijak Mengatasi Anak yang suka Memukul

Mengatasi Sariawan pada Balita